Pengalaman Euro Trip 2017 Part Final [Brno]

Satu lagi pengalaman kami di kota terbesar kedua di Republik Ceko selain Praha. Pernah denger Brno? Pengejaannya emang susah karena lidah kita sebagai penutur Bahasa Indonesia nggak di-setting buat ngucapin huruf konsonan berurutan kayak gitu. Tapi yaudah lah ya hehe..

Sebelumnya, di tulisan soal Praha, saya bilang gak akan janji kalo akan nulis soal Brno. Ternyata (benar), saya emang gak akan cerita panjang soal Brno. Lagian Brno juga ga ada apa-apa, bro. Sama aja kayak kota-kota di negara lain. Alias kita aja yang gak kemana-mana, karena udah capek keliling Eropa seminggu lebih full. Hahaha.


Dan emang selama trip saya yang lalu, kami di Brno gak lama. Paling banyak kami habiskan waktu di Slovakia. Cek pengalaman saya di Slovakia Part IV dan Slovakia Part V kalo penasaran.

Nah, tapi untuk mengisi kekosongan, saya tetep cerita sambungannya deh, meskipun gak akan panjang. Tapi ya lumayan buat jadi bahan bacaan.

Brno, 21 Dec 2017

Perjalanan dari Praha ke Brno dengan kereta kami tempuh sekitar 2 jam 30 menit. Kami pun tiba kembali di Brno, di central station yang disebut Brno Hlavní Nádraží.


Kami kemudian berjalan ke sebuah "warung" untuk beli sesuatu. Entah kenapa, meskipun saat itu temperatur relatif rendah, sekitar 0-3 derajat Celsius, tapi saya lihat es krim kok ya ngiler juga. Boleh lah sikat hehe.


Saya lupa harganya, tapi nggak sampe 1 Euro kok.

Kami keluar dari stasiun dan niat jalan sampe centrum karena nggak jauh dari stasiun. Siapa tau nemu cemilan-cemilan lagi hehe. Sekalian saya mau cari warung yang jual rokok. Stok rokok saya habis. Rokok dari Indonesia, saya tinggal di rumah mertua di Slovakia.





Kami jalan-jalan sebentar di centrum. Ternyata waktu itu lagi ramai christmas market-nya. Ada live music juga. Suasana (bukan temperatur) cukup hangat waktu itu. Oh ya, saya juga sempat beli rokok di dekat sini.



Harga rokok di Ceko dan Slovakia murah, max 3.5 EUR. Gua beli rokok di sebuah desa kecil di Slovakia harganya 2 EUR coy! Hahaha. Gambarnya gua kasih liat, biar elo-elo pada takut ngerokok ehehe.

Beda sama di Eropa Barat, seperti Belanda, yang harga rokoknya bisa mencapai 8 EUR. Jadi kalo kalian perokok dan mau liburan ke Eropa Barat, mending bawa rokok dari Indonesia yang cukup. Jangan beli di sana. Mahal banget! Kecuali kalian liburan ke Eropa Tengah, seperti Ceko, Slovakia, Hungaria, Polandia, dll, harga rokoknya masih bersahabat. Eh kecuali Austria ya. Austria meskipun bagian dari Eropa Tengah, tapi living cost di sana cukup tinggi.

Tidak lama kami di centrum dan sekelilingnya, lanjut perjalanan ke rumah pake tram. Berhubung sudah cukup liburan seminggu dan capek juga, jadi kami memutuskan buru-buru pulang aja meskipun belum terlalu malam. Mungkin masih jam 8an. Dilanjut makan di rumah lalu tidur.

Brno, 22 Dec 2017

Hari itu kami bangun agak siang, full tidur tanpa kebangun saking capeknya haha. Oh dan di hari itu kami ada beberapa rencana. Setelah makan siang, saya mau anter Adriana ke kantornya. Dia mau ada urusan sebentar katanya. Setelah itu belanja ke supermarket. Malamnya kembali keliling centrum dan main ice skating di sana.


Ada cerita lucu. Jadi kita makan siang di sebuah tempat, namanya Plzeňský Dvůr, dekat kantor bini gua. Makan lah kita dan pesan minum, namanya Kofola. Ini saya belum pernah cerita di artikel-artikel sebelumnya. Jadi Kofola ini minuman soda non-alkohol terkenal seantero Cekoslovakia. Minuman favorit Adriana ini. Menurut saya kurang masuk sama lidah karena ini minuman cola, tapi ada rasa rempahnya. Aneh kan? 😅

Sumber

Pelayan datang bawa 2 gelas Kofola seperti di atas ini. Si pelayan ngomong sama saya, bilang "this is Czech cola! Enjoy!" Kemudian dia pergi.

Setelah pelayan pergi, Adriana kesel. Dia bilang, "itu bukan Czech cola ya inget, itu diproduksi pas jaman Cekoslovakia. Jadi Kofola punya Slovakia juga sebenernya." 😂

Gua ngakak sejadi-jadinya. Segitunya ya orang Slovakia sama Ceko. Ada aja pasti yang diklaim-klaim. Mungkin kayak Malaysia sama Indonesia. Tapi kalo Ceko sama Slovakia kan emang dulu pernah bareng, jadi gak heran kalo mereka rebut-rebutan haha.


Setelah makan, kami pun lanjut ke kantor Adriana. Di sana, saya ketemu sama rekan-rekan kerjanya. Mereka ramah-ramah dan hangat. Terlihat antusiasme mereka sama saya. Mereka banyak tanya soal perbedaan suhu di sana dan di Indonesia. Mereka tanya soal liburan kami keliling Eropa seminggu kemarin. Mereka juga berharap semoga saya bisa segera stay di Ceko dan bisa nongkrong bareng sama mereka. Menyenangkan!

Setelah dari kantor Adriana, kami pergi ke Billa, supermarket sebelah kantor. Belanja keperluan makan dan beberapa oleh-oleh buat saya bawa pulang ke Indonesia.

Malamnya kami keluar lagi ke centrum. Rencana awal adalah main ice skating hehe. Berangkat dari rumah kita pake tram. Inilah suasana di dalam tram di Brno.




Kami turun di halte Česká, lalu jalan sedikit ke arah Church of St. Thomas. Nah di sebelah gereja ini lah ice skating itu berada. Sebelumnya kami sebenarnya udah ke sebuah ice skating deket rumah di sebelah Městský stadion Srbská. Tapi di sana sepi. Banyak juga yang main ice skating dan lebih luas tempatnya. Tapi sepi mungkin karena lokasinya yang di sekitar perumahan penduduk. Kalo yg di sebelah Church of St. Thomas ini kan memang lokasinya di centrum Brno, jadi ya pasti lebih rame.

Church of St. Thomas

Jujur, saya lupa berapa harganya main ice skating haha. Coba googling aja yah. Oh ya, dan ini cuma buka saat winter aja dan sebelum natal. Setelah natal udah diangkutin lagi hehe. Rame-ramenya centrum tuh emang dari mulai November sampai natal. Setelah itu udah garing lagi. Christmas market pun udah gak ada mulai Januari.

Setelah main kami cari makan, isi perut dan pulang ke rumah sekitar jam 10an malam. Kami harus segera istirahat karena besoknya harus pulang ke Slovakia, balik ke rumah mertua dan natalan di sana dan menghabiskan hari-hari terakhir saya di sana sebelum saya kembali ke Indonesia.

~~~

Nah, jadi dengan berakhirnya artikel ini, berakhir juga rangkaian trip saya di Eropa di akhir tahun 2017 lalu. Sepertinya kepulangan saya dari Vienna ke Jakarta gak perlu diceritain karena ya gitu-gitu aja. Apalagi di dalam pesawat, saya salah pilih kursi. Jebakan batman! Gak ada jendela dan pas di kursi emergency. Sedih lah. Kayak gini nih.


Jadi buat kalian yang kalo liburan pake pesawat Boeing B777, hindari kursi 41A karena itu emergency exit dan gak ada jendelanya sebelah lo! Hahaha.

Kalo ada pertanyaan dan sanggahan, kritik dan saran, monggo lempar di kolom komentar. Jumpa lagi di artikel-artikel saya yang lain. Ciao!

Comments

Popular Articles

Pengalaman Beli Tiket Pesawat Murah ke Hong Kong

Selamat Datang di Era Digital

Pengalaman Liburan ke Hong Kong [Part I]