Tentang Dalang & Boneka

Halo, pembaca.

Apa kabar? Jumpa lagi di artikel terbaru Tempat Sampah.

Sekarang gue mau nulis soal politik. Pembaca Tempat Sampah pasti tau dong apa yang sekarang sedang marak di social media?

Ya. Perpecahan gara-gara politik.

Kenapa bisa begitu? Ah kalo gue jabarin di sini nanti gue dibilang liberal, Cina, kafir, antek Wahyudi dan Mamarika 😂

Gue gak mau ngebahas fenomena sosial yang ada di socmed belakangan ini. Seperti yang kamu udah baca di halaman ini, bahwa blog ini mengajak pembaca untuk melihat sesuatu dari sisi yang berbeda. Termasuk dalam hal politik ini. Jangan selalu kita lihat ujaran kebencian yang rame di social media, tapi kita telisik sisi lainnya yang lebih menarik.

Kenal Amerika?

Pasti dong. Gosipnya, negara besar ini adalah dalang dari negara-negara lain, termasuk Indonesia. Maksudnya gimana? Jadi Amerika ini digosipkan punya akses dan kemudahan untuk mempengaruhi stabilitas politik dan ekonomi negara-negara lain.

Iklan dulu sebentar..

vectorstock.com

Balik lagi..

Nah, kalo gak mau ribet, coba lihat negara-negara kecil yang bermasalah sama Amerika. Pasti ada aja konflik dalam negeri. Sebut aja negara-negara konflik di Timur Tengah. Ya gak sih?

Tapi gak semua negara di Timur Tengah berkonflik kan? Lihat aja negara junjungan "umat Islam" di Indonesia, Arab Saudi. Mereka ada masalah gak? Ngga ada kan?

Ya. Karena mereka punya kerja sama yang baik dengan Amerika. Mereka nggak konfron Amerika. Mereka adem ayem aja tuh internalnya.

Trus apa hubungannya sama Indonesia?

Banyak!

Ingat konflik-konflik yang terjadi akhir-akhir ini. Awalnya cuma ada di masalah kecil Ahok yang kepleset lidah yang menurut gua pun bukan kepleset. Dia bicara fakta bahwa banyak elit politik yang menggunakan ayat dalam kitab suci untuk kepentingan politiknya.

Btw gue warga Depok. Gak nyoblos Pilkada DKI, jadi jangan insecure yah.

Tau gak perjanjian kerja sama Freeport mau dibabat sama Presiden Jokowi? Tau gak Amerika gerah gara-gara itu? Presiden udah memantik api sama Amerika. Intel Amerika pun gerak. Bikin stabilitas di Indonesia kacau. Diawali dari kasus Ahok ini.

Momennya pun pas, menjelang Pilkada. Yang penting emergency chaos aja buat mereka. Supaya petinggi-petinggi negara pada kelimpungan dan lalu mengabaikan hal-hal kecil seperti perjanjian kerja sama yang menguntungkan Amerika.

Terus tau gak yang teriak-teriak "bunuh", "gantung", "bakar", dll atas nama agama itu cuma boneka yang dimanfaatkan karena mereka butuh makan?

Ada banyak sekali pejabat-pejabat tinggi kita yang merupakan perpanjangan tangannya Amerika, Demokrat. Pejabat-pejabat ini tau agenda Amerika terhadap Indonesia apa aja. Karena pejabat-pejabat ini dapet cipratan. Kebayang gak?

Hehehehehe...

Amerika juga gerah karena sekarang Indonesia berpotensi banyak kerja sama dengan Cina (kebayang gak bloknya?). Dari sisi pemerintahan sebetulnya Cina ini ekonominya lagi bagus banget, makanya Indonesia mau nempelin. Ya ide bagus gue pikir. Nguntungin negara kita dari sisi ekonomi dengan melakukan trade sama Cina.

Intel Amerika muter otak lagi. Ini akan sangat merugikan Amerika.

Akhirnya isu komunis pun digulirkan. Mengingat Cina ada di blok Rusia & Iran. Mereka memanfaatkan ormas yang ilmunya jauh di bawah intel ini untuk menggerakkan massa supaya antikomunis. Sampe-sampe uang baru aja dihujat. Amerika tau kita punya sejarah yang kelam terhadap komunis. Makanya isu ini digulirkan. Amerika kenal Indonesia banget.

Indonesia dan Amerika bersahabat dari sejak kecil.

Sebenernya masih banyak yang mau gue coret di sini, tapi banyak yang bilang ini bahaya. Jadi kalo pembaca Tempat Sampah ada yang masih penasaran, boleh tulis di kolom komentar. Siapa tau kita bisa ngobrol plus ngopi bareng.

Ingat, ini tulisan dari orang yang doyan ngorek-ngorek Tempat Sampah. Jangan insecure dan panik ya. Lebih baik kita sama-sama berpikir gimana caranya memajukan bangsa dan negara.

Terakhir, mau ngasih gambar ini.

facebook.com
Makasih udah mampir. Jumpa lagi!

Comments

Popular Articles

Pengalaman Beli Tiket Pesawat Murah ke Hong Kong

Pengalaman Liburan ke Hong Kong [Part I]

Beli Perlengkapan Winter Wear di Jakarta