Memahami Perfect Tense dalam Bahasa Inggris

Hi, pembaca Tempat Sampah. Rasanya gue gak pernah nulis soal Linguistik deh. Padahal dulu hampir 5 tahun kerjaan sampingan gue ngajar. Pernah nulis buku modul belajar Bahasa Belanda juga. Haha oke deh. Berhubung ada pertanyaan yang masuk belakangan ini soal tenses dalam bahasa Inggris. Siapa tau berguna.

Banyak orang yang sehari-hari menggunakan bahasa Inggris, baik di rumah, di kantor, di kampus, atau di pasar. Tapi gak semua orang benar-benar memahami bahasa Inggris dengan baik & benar. Ada orang yang (karena lama tinggal di luar negeri) ngomong bahasa Inggris udah cas-cis-cus kayak ngomong bahasanya sendiri. Meskipun begitu, ada juga orang yang kalo ngomong bahasa Inggris terbata-bata, tapi kalo disuruh nulis strukturnya sempurna ampun-ampunan.

Ngomong soal bahasa Inggris gak jauh dari tenses. Sebuah pelajaran yang ditakutin anak sekolah dari jaman gue dulu sekolah sampe anak sekolah jaman sekarang. Kenapa sih pada takut? Konon, tenses ini rumusnya standar tapi prakteknya ribet. Ya gak? Atau ada yg beda pendapat?

Contohnya nih, tense yang standar deh: SIMPLE PRESENT TENSE. Rumus standarnya S + Verb 1, lanjut diikuti sama Obyek dan/atau keterangan. Ya tho? Nah, berarti dalam kalimat contohnya kayak "I need a book", "They have beautiful houses", atau "She tells me some secrets". Nah, begitu. Pasti orang juga banyak yang bingung, "kok tell ada s-nya?" Ribet kan? Njelimet kan? Belum lagi cari artinya. Gue aja males jelasinnya haha. Ntar deh untuk tense yang ini gue jelasin di artikel lain ya.

Sekarang ini, kita fokus ke pertanyaan banyak orang, yaitu Perfect Tense!


Jujur, guru-guru di jaman sekolah gue dulu ribet banget jelasin jenis tense yang satu ini. Sampe detik ini gue yakin banyak orang yang belum paham rumusan tense ini. Selain rumusan, fungsinya pun pasti banyak yang belum tau. Jaman dulu, guru tuh gambar garis timeline gitu di papan tulis yang ditengahnya dikasih tanda dan digambar orang. Kaya gini nih


Lihat gambar orang di timeline itu? Nah itu adalah kita pada saat ini katanya. Lalu ada panah ke belakang yang menjelaskan bahwa itu urutan waktu yang berjalan dan penggunaan tense yang harus dipake. Trus ada juga 2 titik di timeline sebelum sekarang, A dan B. Ini diharapkan bisa membantu siswa memahami apa perbedaan antara simple past tense dan perfect tense. Alamak, bingung awak! Asli. Udah gitu, mereka bilang kalo A (perfect tense) itu kejadiannya setelah B (simple past tense). Jadi B terjadi lebih dulu, lalu A terjadi. Trus apa hubungannya sama tenses?

Mungkin dengan cara ini ada yang paham dengan baik. Tapi buat gue gak nyambung, jujur aja. 

Nah di artikel ini, gue mau coba menyederhanakan penjabaran soal perfect tense, tanpa harus gambar-gambar timeline yang ribet. Penjabaran ini dibuat buat mereka-mereka yang bingung dengan penjabaran guru di sekolahnya atau dosen di kampusnya.

Perfect Tense

Sederhananya gini. Perfect tense adalah model kala waktu yang digunakan dalam bahasa Inggris untuk menerangkan bahwa suatu kegiatan ini SUDAH terjadi. Kata SUDAH ini juga perlu masuk ke dalam kalimat yang kita keluarkan. Atau gampangnya: UDAH. Paham ya?

Untuk perfect tense ini jangan terlalu disangkut-pautkan dengan waktu sebagai variabel utama, ya.

Lalu bedanya apa sama simple past tense?

Past tense ini model yang kita ucap dalam bentuk cerita/narasi apa yang kejadian. Tapi di waktu sebelum sekarang (lampau). Head to head-nya sama simple present tense. Soal simple past tense ini bakal kita obrolin di artikel lain ya.

Kebayang?

Perfect tense dibangun berdasarkan kejadian yang udah atau belum dijalanin. Bukan menarasikan cerita di masa lalu atau masa sekarang. Contohnya gini dalam bahasa Indonesia dan gue kasih keterangan juga apakah ini kalimat perfect tense atau past tense:

  • Andi, kamu udah mandi? (perfect)
  • Belum. (perfect)
  • Tadi kamu bilang (past) udah mandi, taunya belum (perfect).
  • Iya, tadi pas aku bilang gitu (past), aku belum selesai baca buku (perfect).

Setelah baca cerpen di atas ini, berasa gak bedanya? Sekarang gue terjemahin ke bahasa Inggris.

  • Andi, have you had a shower? (perfect)
  • Not yet. (perfect)
  • Ago you said (past) you have done (perfect), apparently not.
  • Yes, I said (past) that because I haven't done reading my book (perfect).

Nah untuk paham langsung sasarannya, coba langsung ke kalimat 3 & 4. Di situ ada perbedaan jelas antara past tense dan perfect tense.

Di kalimat 3, you said ini frasa tipikal past tense banget. Dia nyeritain kalo "si Andi tadi bilang" (terlepas udah bilang apa belum bilang, kalimat ini gak jelasin itu). Lalu diikuti dengan you have done. Frasa ini seharusnya pake had, karena dia setara dengan frasa sebelumnya you said. Tapi di sini gue mau sederhanakan dan membentuk logika pembaca dulu sampe benar-benar memahami perfect tense ini. You have done ini tipikal frasa perfect. Dia ngga menekankan waktu banget. Dia lebih jelasin itu (mandi) udah atau belum Andi lakukan.

Di kalimat 4, I said ini past banget. Dia cerita kalo dia bilang (di waktu tadi = lampau) dia haven't done reading bukunya (perfect) tanpa penekanan kapan dia harus atau belum menyelesaikan bukunya.

Jadi intinya, buat perfect tense kunci sederhananya cuma ada di udah atau belum. Siapin segera rumus kalimat perfect tense kalo kamu mau ngomong sesuatu yang ada unsur udah atau belumnya ya. Ingat, BUKAN CERITA yang harus ada unsur "kapan berlangsung" yang ditekankan. Perfect tense lebih fleksibel dan ngga menekankan/menghiraukan soal waktu seperti past tense.

Nah logikanya udah nemu belum, pembaca? Emang yang namanya bahasa harus dilatih terus menerus. Ini sama kayak main musik. Coba deh kamu berhenti main musik setahun. Pas mau main lagi pasti kaku. Hal ini juga terjadi di bahasa. Misalnya kamu belajar bahasa Inggris, trus karena satu dan lain hal, kamu jadi ninggalin. Gak pernah ngomong bahasa Inggris lagi. Nanti pas mau mulai jadi kaku lagi.

Buat yang masih bingung, boleh ngobrol-ngobrol di kolom komentar, tanya-tanya. Atau kalo lihat di artikel ini ada kesalahan, boleh diingatkan. Gue maklum, belajar grammar emang paling susah. Yang penting semangat yak!

Jumpa lagi di artikel selanjutnya ya. Makasi udah mampir. Bye bye! 😉

Comments

Popular Articles

Pengalaman Beli Tiket Pesawat Murah ke Hong Kong

Selamat Datang di Era Digital

Cara Membuat Visa Schengen di Kedutaan Ceko