Selamat Datang di Era Digital

Biasanya saya nulis artikel soal liburan, tapi sekarang mau bikin tulisan soal digital biar kekinian. Sekalian mau promosi bisnis. Langsung aja check this out..

Ngobrol soal digital emang gak ada abisnya. Dinamis banget. Selalu ada inovasi baru tiap harinya. Kita ngobrol sejarahnya dulu deh yuk.

Mungkin internet udah masuk ke Indonesia sebelum tahun 2000an, ya. Tapi saya dulu belum terlalu ngalamin. Inget aja per 2009, jaman kuliah dulu, ada invasi BlackBerry di setiap kantong jeans mahasiswa pada eranya. BlackBerry Messenger jadi platform chat paling digemari saat itu. Siapa yang gak kenal BBM? Meskipun waktu itu harga BB emang lumayan mahal. Tapi BB berhasil infiltrasi waktu itu lewat BBM-nya. Keren banget. Di era BB juga, provider kasih paket data unlimited untuk semua aktivitas internet based. Browsing, chatting, dan download leluasa dengan layanan paket bayar di muka. Nah dari situ akses internet mulai terbuka lebar. Persebaran informasi mulai naik dan gak main-main. Ini karena mudahnya akses internet dari gadget.

Secara garis besar, trend penggunaan internet dibanding beberapa negara sekitar ada di grafik di bawah ini


Sebenernya dari data itu, Indonesia kalah saing bahkan dengan Filipina. Tapi pertumbuhan pengguna internet Indonesia stabil. Di Filipina ada lonjakan kenaikan yang "kaget" di tahun 2008 sampai 2010. Mungkin juga gara-gara BlackBerry tadi 😜

Nah semenjak trend BB tadi, efek domino terjadi. Gadget lebih dominan digunakan dari pada desktop. Orang lebih banyak melakukan aktivitas internet dari gadget, meskipun laptop atau desktop masih digunakan untuk  keperluan tertentu. Tapi untuk akses social media, cek email, browsing info, cari tiket pesawat, dll banyak dilakukan dari gadget.

Coba sekarang kita lihat data dari pengguna mobile di Indonesia dari tahun 2013 sampe ke prediksi di 2018.

Techinasia

Naik terus bahkan lama-lama mengalahkan penggunaan desktop, laptop atau PC. Di bawah ini bisa kita lihat pertumbuhannya. Penggunaan desktop mengalami turun trend, sedangkan mobile naik terus. Ini karena semua yang bisa dilakukan di desktop, juga bisa dilakukan di mobile. Mobile juga lebih praktis dibawa-bawa, namanya aja mobile.

gs.statcounter.com

Selain itu, kita bisa lihat nih 2 tahun belakangan muncul bisnis-bisnis internet-based. Kita bisa sebut online store atau e-commerce lah. Semua aktivitas bisnis bisa kita temukan di internet. Beli atau jualan jadi lebih mudah dan praktis sekarang ini lewat internet. Ditambah lagi, aplikasi makin menjamur. Dari mulai jual beli mobil, baju, sepatu, pulsa, bayar listrik, beli tiket pesawat, pesan hotel, sewa mobil, dan lainnya. Tapi bisnis digital dalam arti yg saya sebutkan di paragraf sebelumnya, masih terbilang mahal bagi beberapa orang. Cuma pebisnis atau perusahaan yang punya modal besar yang sanggup menyediakan aplikasi atau sistem payment gateway (sistem transaksi di dalam website), misalnya. Untuk pengusaha kecil dan menengah masih aja mikirin pasang spanduk, baliho, atau reklame. Mindset-nya masih offline banget.

Kebetulan beberapa tahun lalu, saya bekerja di sebuah digital advertising agency. Dari situ saya banyak belajar banyak soal digital dan faedahnya bagi banyak orang, terutama pebisnis.

Mulai Q2 tahun 2016, saya coba untuk buka bisnis sejenis sambil cari-cari pekerjaan lain. Alhamdulillah, bisnis berjalan dengan lancar dan saya pun diterima di sebuah perusahaan lain (bukan agency).

Jadi apa sih sebenarnya bisnis saya ini?

Karena dunia digital saat ini paling banyak dikuasai pebisnis konglomerat, sedangkan pebisnis UKM atau pebisnis rumahan seperti masih belum "melek digital", gue tergerak untuk mengikutsertakan pebisnis kecil dan menengah untuk ikut bersaing di ranah digital. Saya coba untuk mengedukasi mereka: apa sih internet? Apa sih digital media? Gimana sih cara kerjanya? Seberapa menguntungkan sih bisnis via internet? Cost-nya seberapa gede sih untuk online marketing? Dll.

Nah, di pertengahan 2016, saya mulai coba cari-cari pebisnis UKM yang bisa dibantu. Saya cari dulu kendala mereka. Saya cari tau kelas budget mereka. Target market mereka saya pelajari. Dari situ saya punya hipotesis. Masih banyak teman-teman pebisnis UKM yang belum "melek digital". Mereka masih belum ngerti manfaat menggunakan internet sebagai ajang bersaing di pasar. Padahal mereka udah ketinggalan jauh dari brand-brand besar yang udah jadi market leader di kelasnya, cuma gara-gara beriklan lewat Facebook misalnya.

Akhirnya berdiri lah perusahaan kecil saya yang tujuannya suci: membantu teman-teman pebisnis UKM untuk dapat bersaing di ranah digital! Bernama Sirrus Digital. Boleh banget disambangi ya websitenya. Siapa tau pembaca adalah pebisnis kecil atau menengah yang memang lagi butuh jasa digital marketing.

Kelebihan bisnis saya ini adalah kebebasan & keterbukaan. Maksudnya?

Dalam beriklan secara digital, kita membebaskan klien untuk menentukan sendiri berapa budget yang diinginkan. Report-nya juga gak ditutup-tutupin. Intinya "lo buang budget marketing lo sekian untuk dapetin hasil sekian". Begitu, gaes. Gue juga punya jasa pembuatan website yang harganya ciamik tapi kualitas juara. Tau gak di Jakarta harga pembuatan website company profile aja bisa 7 juta paling murah? Gokil kan? Nah, saya coba untuk ada di posisi bawah karena target market kita adalah pebisnis dengan skala kecil.

Kalau ada yang mau nanya-nanya soal digital marketing, monggo langsung kunjungi website aja. Kontak tim salesnya, jangan malu-malu.

Jadi intinya, kita sudah ada di era digital yang siapa pun bisa muncul, bisa terekspos. Jangan sampai ketinggalan, ekspos juga bisnis kalian kalo mau dapet pelanggan lebih banyak.

Selamat datang di era digital!

Makasi sudah mampir. Jumpa lagi di artikel selanjutnya.

Comments

  1. I blog often and I genuinely thank you for your content. The article has really peaked my interest. I'm going to bookmark your site and keep checking for new details about once per week. I subscribed to your RSS feed too. myvanguardplan login

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Articles

Pengalaman Beli Tiket Pesawat Murah ke Hong Kong

Cara Membuat Visa Schengen di Kedutaan Ceko